FAQ - Klaim

Berikut ini adalah hal-hal seputar asuransi dan produk-produk Jiwasraya yang sering ditanyakan dengan jawaban yang mungkin akan berguna untuk anda.

Q: Saya sering mendengar proses klaim asuransi jiwa yang berbelit-belit, bagaimana proses pengajuan klaim dengan mudah ?
A:

Biasanya kesulitan pemegang polis untuk proses klaim lebih karena ketidaklengkapan dokumen yang dibutuhkan disamping karena perbedaan interpretasi klaim dari kedua belah pihak. Pada dasarnya proses klaim dapat disederhanakan menjadi tiga tahap :

  1. Pemberitahuan klaim
  2. Bukti klaim
  3. Pembayaran klaim

Apabila pemegang polis mengikuti prosedur dan melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, proses klaim tidaklah sulit.

Q: Apabila ada permintaan untuk melengkapi kekurangan dokumen, apakah bisa saya kirimkan melalui email ?
A:

Untuk kelengkapan dokumen berupa kartu tanda pengenal (KTP/Kartu Keluarga/Surat Nikah) bisa dikirimkan melalui email. Untuk dokumen pendukung lain yang merupakan asli/copy legalisir, mohon dikirimkan melalui surat/kurir atau diantar langsung ke Jiwasraya dengan alamat yang tertera di atas.

Q: Apakah diperlukan dokumen asli untuk pengajuan klaim ?
A:

Nasabah perlu melampirkan formulir klaim dan Surat Keterangan Dokter asli (dengan tanda tangan), tetapi untuk dokumen pendukung lainnya dapat berupa salinan yang sudah dilegalisasi pihak rumah sakit.

Q: Mengapa untuk penarikan dana harus ditransfer ke nama rekening yang tercantum di polis ?
A:

Hal ini untuk memberikan kepastian bahwa pembayaran atas manfaat Polis telah diberikan kepada orang yang berhak menerimanya (dalam hal ini Pemegang Polis), atau orang yang memang telah ditunjuk sebagai penerima manfaat (ahli waris) yang sah yang tercantum dalam Polis.

Q: Kapan saya bisa mengajukan klaim rawat inap ?
A:

Nasabah bisa mengajukan klaim untuk penyakit yang baru diderita setelah melewati masa tunggu 3 (tiga) bulan sejak tanggal efektif polis. Adapun untuk kecelakaan tidak berlaku masa tunggu. Klaim untuk penyakit yang sudah diderita sebelumnya bisa diajukan setelah polis aktif selama 2 (dua) tahun

Q: Bagaimana langkah klaim rawat inap jika biaya sudah di tanggung kantor saya atau asuransi lain ?
A:

Program Asuransi Rawat Inap yang kami berikan memberikan manfaat “double cover”. Nasabah bisa tetap mendapatkan penggantian klaim walaupun sudah mendapat penggantian dari kantor tempat bekerja ataupun asuransi lain, dengan melengkapi dokumen pendukung klaim yang diperlukan.

Q: Untuk klaim manfaat rawat inap, apakah harus menggunakan rumah sakit yang ditunjuk oleh asuransi ?
A:

Tidak ada batasan untuk rumah sakit yang dipergunakan baik di dalam maupun di luar negeri sejauh rumah sakit tersebut memiliki ijin operasional dan terdaftar sebagai rumah sakit dari pemerintah setempat

Q: Apakah perlindungan tetap berlaku apabila perawatan dilakukan di rumah sakit Luar Negeri ?
A:

Ya, karena program yang kami berikan mencakup perlindungan di seluruh dunia.

Q: Bagaimana proses klaim perawatan di rumah sakit luar negeri jika bahasa pada dokumen klaim tidak sama dengan bahasa negara tersebut ?
A:

Nasabah perlu melampirkan dokumen pendukung dari rumah sakit yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris